Menu ✖

Mode Gelap
POLRES KETAPANG SITA BARANG BUKTI PENYALAHGUNAAN BBM BERSUBSIDI BPBD Kayong Utara Catat 2.244 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar Sepanjang Januari–September 2026. Bantuan Pusat Rp20 Miliar untuk Karhutla Kayong Utara: Diserap Dinkes, Satpol PP, Kecamatan, hingga Hibah Alat Pemadam. Himakatra Desak Pemerintah Investigasi Titik Api di Konsesi PT Mayawana Persada Hadirkan Bantuan Sumur Air untuk Santri Daud Yordan Kembali Naik Ring di GOR Terpadu Pangsuma Lewat “Back to Champion 2026”

Headline

Video Cekcok Debitur dan Debt Collector utusan BRI Finance di Ketapang Viral, Kedua Pihak Saling Bantah.

badge-check


					Video Cekcok Debitur dan Debt Collector utusan BRI Finance di Ketapang Viral, Kedua Pihak Saling Bantah. Perbesar

KALBARFYI.COM – Sebuah video yang memperlihatkan adu mulut antara kuasa hukum seorang debitur dan petugas penagihan (debt collector) yang mewakili PT BRI Finance di Ketapang viral di media sosial. Rekaman tersebut memicu beragam tanggapan publik setelah debitur mengaku menjadi korban pengeroyokan.

Dalam video yang beredar, debitur yang disebut bernama Joko Sumarno alias Jovinco melalui pengacaranya, tampak terlibat cekcok dengan sejumlah petugas. Pada salah satu momen, pengacaranya terlihat melemparkan berkas penagihan. Pihak debt collector menilai tindakan tersebut sebagai bentuk penolakan yang memicu ketegangan di lokasi.

Usai kejadian, Joko mengunggah video di media sosial dan mengklaim dirinya menjadi korban pengeroyokan. Namun, tuduhan itu dibantah oleh pihak debt collector. Mereka menegaskan tidak pernah terjadi aksi pengeroyokan maupun pemukulan sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang memastikan kebenaran klaim dari masing-masing pihak.

Salah seorang petugas penagihan dari PT SEPA, Ishak, menjelaskan bahwa perkara bermula dari tunggakan kredit kendaraan yang dibiayai PT BRI Finance.

Menurut Ishak, pada 14 Februari 2023, Joko mengajukan pembiayaan satu unit Toyota Fortuner 2.7 G Luxury dengan tenor 60 bulan. Ia menyebut debitur hanya membayar hingga angsuran ke-30, kemudian menunggak selama sekitar satu tahun sejak 14 Agustus 2025.

“Pihak internal BRI Finance telah beberapa kali melakukan penagihan. Namun, yang bersangkutan beralasan proses pencairan pembiayaan tidak sesuai,” ujar Ishak.

Ia menambahkan, BRI Finance kemudian mengupayakan mediasi di Kejaksaan Negeri Pontianak pada 26 Februari 2026. Namun, menurutnya, debitur tidak menghadiri mediasi hingga panggilan ketiga sehingga dianggap tidak kooperatif.

Karena proses tersebut tidak membuahkan hasil, lanjut Ishak, BRI Finance memberikan kuasa kepada PT SEPA sebagai pihak ketiga untuk melakukan pengamanan kendaraan yang menjadi objek pembiayaan.

Saat tim PT SEPA mendatangi debitur di Ketapang, kata Ishak, Joko didampingi kuasa hukum. Dalam pertemuan itu, pihak debitur disebut menyampaikan keberatan dengan alasan menjadi korban dugaan penipuan oleh pihak marketing dan berpendapat pengamanan kendaraan hanya dapat dilakukan berdasarkan putusan pengadilan.

“Setelah diberikan penjelasan oleh petugas, terjadi perdebatan. Dalam situasi itu, surat penarikan kendaraan dibuang sehingga memicu cekcok dan kesalahpahaman. Tidak ada pengeroyokan maupun pemukulan seperti yang beredar di media sosial,” kata Ishak.

Pihak debt collector juga menyatakan PT BRI Finance berencana menempuh jalur hukum dengan melanjutkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Pontianak. ( julizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

POLRES KETAPANG SITA BARANG BUKTI PENYALAHGUNAAN BBM BERSUBSIDI

13 Oktober 2026 - 12:18 WIB

BPBD Kayong Utara Catat 2.244 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar Sepanjang Januari–September 2026.

9 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bantuan Pusat Rp20 Miliar untuk Karhutla Kayong Utara: Diserap Dinkes, Satpol PP, Kecamatan, hingga Hibah Alat Pemadam.

9 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Himakatra Desak Pemerintah Investigasi Titik Api di Konsesi PT Mayawana Persada

28 September 2026 - 14:51 WIB

Hadirkan Bantuan Sumur Air untuk Santri

15 September 2026 - 17:34 WIB

Trending di Collection