KALBARFYI — Media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan aktivitas ilegal pemindahan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ke mobil tangki industri. Peristiwa ini diduga terjadi di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dan langsung mendapat respons dari pihak Pertamina.
Dalam video tersebut, terlihat jelas satu unit mobil tangki berwarna merah-putih milik PT Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga tengah memindahkan muatannya. BBM dari tangki berkapasitas 16.000 liter itu diduga dialihkan ke dua mobil tangki berwarna biru-putih milik PT Putera Petro Borneo untuk kebutuhan industri.

Beberapa kendaraan yang diduga terlibat dalam aksi tersebut di antaranya:
– Mobil pikap Gran Max (KB 8973 W)
– Mobil tangki putih-biru (KB 8575 MN)
– Mobil tangki putih-biru (KB 8247)
– Mobil tangki merah-putih (KB 9330 FP)
Menanggapi video viral tersebut, Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat menegaskan bahwa mereka sedang bergerak cepat untuk melakukan penelusuran.
Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalbar, Widhi Tri Adhi Hidayat, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya bersama Depo Pertamina Siantan di Pontianak sedang mengumpulkan informasi di lapangan.
“Saat ini sedang dilakukan pengecekan oleh depo Pertamina yang ada di Siantan. Kami sedang cek juga dengan depo Pertamina Siantan. Kalau ada waktu pastinya bisa lebih memudahkan untuk pengecekannya,” ujar Widhi saat dikonfirmasi oleh awak media.
“Saat ini sedang proses pengecekan dan pengumpulan informasi oleh depo Pertamina Siantan,” tambahnya.
Pihak Pertamina berjanji akan terus mengusut tuntas kasus ini untuk memastikan kebenaran dari aktivitas yang terekam dalam video tersebut.










