SUKADANA – Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Pelite Kayong Utara Mandiri di Kecamatan Sukadana resmi beroperasional .
Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Direktur Universitas Terbuka Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, Romi Siswanto bersama Kepala Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Pelite Kayong Utara Mandiri, Siti Fatimah, bertempat di Salut Pelite Kayong Utara Jalan Bhayangkara, Sukadana, Sabtu (6/11/2025).

Dengan beroperasinya SALUT ini, masyarakat Kayong Utara kini memiliki akses lebih dekat untuk mendapatkan layanan akademik, administrasi, hingga pendampingan kuliah jarak jauh tanpa harus meninggalkan domisili.
Dalam sambutannya, Direktur UT Pontianak, Romi Siswanto, menegaskan bahwa Universitas Terbuka merupakan kampus negeri berakreditasi A dan kini berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), sejajar dengan universitas besar seperti UI, ITB, dan Universitas Brawijaya.
Ia juga menekankan bahwa UT memberikan pilihan program studi yang beragam dengan biaya pendidikan yang sangat terjangkau, terutama bagi mahasiswa yang memanfaatkan layanan SALUT.
“Kalau ikut SALUT, biaya pendampingan sekitar Rp2,2 juta. Bandingkan dengan kuliah di kota, harus bayar kos, biaya hidup, dan jauh dari orang tua. UT memberikan solusi agar masyarakat bisa kuliah dengan biaya lebih hemat namun tetap berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SALUT Pelite Kayong Utara Mandiri, Siti Fatimah, menyampaikan bahwa kondisi geografis Kabupaten Kayong Utara sering menjadi hambatan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Menurutnya, kehadiran SALUT menjadi terobosan penting yang memberi ruang pendidikan lebih terbuka bagi masyarakat.
“Kayong Utara memiliki keterbatasan aksesibilitas. SALUT hadir sebagai solusi melalui pembelajaran jarak jauh yang fleksibel. UT memberikan kesempatan bagi masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah dengan mobilitas terbatas, untuk tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa UT memungkinkan pelajar dan pekerja meningkatkan kualifikasi tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau tanggung jawab keluarga.
“Melalui program-program UT, mereka dapat meningkatkan kualifikasi tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggungjawab, sementara masyarakat luas memperoleh kesempatan untuk mengakses pendidikan tinggi yang terbuka bagi siapa pun,” tutupnya.
Sebagai informasi, pendaftaran mahasiswa Universitas Terbuka sudah dibuka melalui dua jalur:
Jalur SMA/sederajat: dibuka hingga 26 Januari 2026. Jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau): dibuka hingga 15 Desember 2025.










