Menu

Mode Gelap
SIMPANG HILIR DAN PULAU MAYA JADI TITIK TERBANYAK KARHUTLA DI KAYONG UTARA Perkuat Armada Penanganan Bencana, Sinergi Pemkab Kayong Utara dan Harita Group Datangkan Water Truck Perkuat Armada Penanganan Bencana, Pemkab Kayong Utara Dapatkan Tambahan Water Truck Swasta Ikhtiar Hadapi Kemarau Panjang, Polres dan Pemkab Kayong Utara Gelar Salat Istisqa Satpol PP KKU Gencarkan Patroli Jam Malam di Teluk Batang, Temukan Puluhan Pelajar Keluyuran Saat Kabut Asap Siap-Siap! Kapolres Kayong Utara Bakal Menindak Tegas Warga yang Nekat Bakar Lahan

Headline

Bupati Romi Gelar Pertemuan dengan Pemerintah Desa: Bahas Pelaksanaan MBG, Kopdes hingga Dukungan Layanan Dasar

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

KALBARFYI.COM – Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menggelar pertemuan bersama pemerintah desa dalam rangka memperkuat sinergi dan keselarasan penyelenggaraan pemerintahan, bertempat di Pendopo Bupati Kayong Utara, Sukadana, Selasa (3/3/2026).

Pertemuan ini membahas berbagai isu strategis, di antaranya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), progres Koperasi Desa Merah Putih, serta dukungan pemerintah desa dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam arahannya, Bupati Romi Wijaya menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah pusat telah melalui kajian yang matang dan memiliki target yang jelas.

“Kebijakan itu tidak bisa lahir tiba-tiba. Pasti ada landasan berpikir, ada kerangka logikanya, dan ada target yang ingin dicapai,” ujar Romi Wijaya.

Ia menjelaskan bahwa program MBG menjadi prioritas nasional karena angka stunting di Indonesia masih tinggi, mendekati 30 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan serius bagi kualitas sumber daya manusia ke depan.

“Kalau sudah stunting, jangan bicara soal daya saing. Untuk fisik saja sudah tertinggal. Kita punya potensi besar menuju Indonesia Emas 2045, maka persoalan ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Terkait Koperasi Desa Merah Putih, Bupati menekankan pentingnya dukungan desa dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Seluruh program prioritas, kata dia, membutuhkan kolaborasi aktif dari pemerintah desa agar implementasinya berjalan optimal.

Bupati Romi Wijaya juga mengakui bahwa Kabupaten Kayong Utara masih menghadapi keterbatasan fiskal, dengan kontribusi PAD yang relatif kecil terhadap APBD. Namun demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga layanan dasar.

“Kita mungkin belum mampu berbuat banyak karena kemampuan fiskal yang terbatas, tetapi kami tetap komitmen bahwa layanan dasar harus tetap berjalan, terutama pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif dalam menjalankan program pembangunan.

“Jadi momen ini menjadi penguat kita bersama, untuk saling bersatu, berkolaborasi, untuk menjalankan tugas-tugas kita. Semua membutuhkan dukungan, baik program nasional dan daerah agar dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SIMPANG HILIR DAN PULAU MAYA JADI TITIK TERBANYAK KARHUTLA DI KAYONG UTARA

24 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Perkuat Armada Penanganan Bencana, Sinergi Pemkab Kayong Utara dan Harita Group Datangkan Water Truck

14 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Perkuat Armada Penanganan Bencana, Pemkab Kayong Utara Dapatkan Tambahan Water Truck Swasta

14 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Ikhtiar Hadapi Kemarau Panjang, Polres dan Pemkab Kayong Utara Gelar Salat Istisqa

13 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Satpol PP KKU Gencarkan Patroli Jam Malam di Teluk Batang, Temukan Puluhan Pelajar Keluyuran Saat Kabut Asap

13 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Trending di Collection