Menu

Mode Gelap
Video Cekcok Debitur dan Debt Collector utusan BRI Finance di Ketapang Viral, Kedua Pihak Saling Bantah. Punya Modal Politik Kuat, Syarief Abdullah Optimis NasDem Kayong Utara Jauh Lebih Baik Syarif Rendi Siap Nahkodai KONI Kayong Utara, Usung Semangat “Kolaborasi Untuk Prestasi” Viral! Video Diduga Pengalihan BBM Subsidi ke Tangki Industri di Kalbar, Pertamina Buka Suara Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah, Bupati Romi Wijaya Hadiri Musrenbang RKPD Kalbar 2027 SMPN 5 Sukadana Enam Kali Dibobol Maling, Kapolsek Berjanji Segera Ungkap Pelaku

Headline

Bupati Romi Gelar Pertemuan dengan Pemerintah Desa: Bahas Pelaksanaan MBG, Kopdes hingga Dukungan Layanan Dasar

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

KALBARFYI.COM – Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menggelar pertemuan bersama pemerintah desa dalam rangka memperkuat sinergi dan keselarasan penyelenggaraan pemerintahan, bertempat di Pendopo Bupati Kayong Utara, Sukadana, Selasa (3/3/2026).

Pertemuan ini membahas berbagai isu strategis, di antaranya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), progres Koperasi Desa Merah Putih, serta dukungan pemerintah desa dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam arahannya, Bupati Romi Wijaya menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah pusat telah melalui kajian yang matang dan memiliki target yang jelas.

“Kebijakan itu tidak bisa lahir tiba-tiba. Pasti ada landasan berpikir, ada kerangka logikanya, dan ada target yang ingin dicapai,” ujar Romi Wijaya.

Ia menjelaskan bahwa program MBG menjadi prioritas nasional karena angka stunting di Indonesia masih tinggi, mendekati 30 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan serius bagi kualitas sumber daya manusia ke depan.

“Kalau sudah stunting, jangan bicara soal daya saing. Untuk fisik saja sudah tertinggal. Kita punya potensi besar menuju Indonesia Emas 2045, maka persoalan ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Terkait Koperasi Desa Merah Putih, Bupati menekankan pentingnya dukungan desa dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Seluruh program prioritas, kata dia, membutuhkan kolaborasi aktif dari pemerintah desa agar implementasinya berjalan optimal.

Bupati Romi Wijaya juga mengakui bahwa Kabupaten Kayong Utara masih menghadapi keterbatasan fiskal, dengan kontribusi PAD yang relatif kecil terhadap APBD. Namun demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga layanan dasar.

“Kita mungkin belum mampu berbuat banyak karena kemampuan fiskal yang terbatas, tetapi kami tetap komitmen bahwa layanan dasar harus tetap berjalan, terutama pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif dalam menjalankan program pembangunan.

“Jadi momen ini menjadi penguat kita bersama, untuk saling bersatu, berkolaborasi, untuk menjalankan tugas-tugas kita. Semua membutuhkan dukungan, baik program nasional dan daerah agar dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Video Cekcok Debitur dan Debt Collector utusan BRI Finance di Ketapang Viral, Kedua Pihak Saling Bantah.

23 Juli 2026 - 14:04 WIB

Punya Modal Politik Kuat, Syarief Abdullah Optimis NasDem Kayong Utara Jauh Lebih Baik

28 Juni 2026 - 20:47 WIB

Syarif Rendi Siap Nahkodai KONI Kayong Utara, Usung Semangat “Kolaborasi Untuk Prestasi”

1 Juni 2026 - 09:38 WIB

Viral! Video Diduga Pengalihan BBM Subsidi ke Tangki Industri di Kalbar, Pertamina Buka Suara

24 Mei 2026 - 11:07 WIB

Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah, Bupati Romi Wijaya Hadiri Musrenbang RKPD Kalbar 2027

22 April 2026 - 19:39 WIB

Trending di Collection